Senin, 03 Juni 2013
Kamis, 16 Mei 2013
Sabtu, 04 Mei 2013
Review Psikologi Industri Episode 2
Oke ini sudah pertemuan yang kedua dari Psikologi Industri mungkin saya
hanya akan mengulang ilmu yang telah disalurkan dosen saya pada hari ini..
Sebenarnya tidak banyak yang akan saya share disini tetapi semoga bermanfaat
...
Organisasi
Struktur organisasi adalah susunan dari komponen-komponen dalam suatu
organisasi. Struktur organisasi menjelaskan tentang adanya pembagian kerja dan
menjelaskan tentang bagaimana fungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbeda-beda
tersebut dikordinasikan. Selain itu struktur organisasi juga menunjukan
spesialisasi-spesialisasi pekerjaan, saluran perintah dan penyampaian laporan.
Organisasi secara umum diartikan sebagai sekelompok
orang-orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan dalam suatu organisasi perusahaan
berskala kecil, bekerjasama melibatan beberapa orang saja yaitu pimpinan dengan
beberapa orang karyawan yang akan dibagi tugas untuk mencapai tujuan
perusahaan.
Secara Umum dapat disimpulkan unsur-unsur
organisasi yaitu:
a.
Adanya sekelompok orang
b.
Kemungkinan adanya untuk saling bekerja sama, dan
c.
Adanya tujuan yang hendak dicapai.
Dalam suatu oranisai akan menimbulkan struktur
organisasi masing-masing perusahaan yang bersangkutan yang dapat dianggap
sebagai sebuah kerangka yang menitik beratkan pada manusia untuk dapat
mengembangkan usaha mereka dengan baik.
Struktur organisasi diusahakan dapat menggambarkan suatu rangkaian dari
tugas yang bertujuan agar supaya anggota yang ada didalamnya dapat bekerja sama
dengan baik. Pembentukan struktur organisasi tersebut biasanya dipengaruhi oleh
sifat dan jenis kegiatan usaha, ukuran dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi
kondisi perusahaan. Struktur organisasi yang telah ada merupakan dasar
penyusunan kegiatan perusahaan. Struktur organisasi akan terus dikembangkan
sesuai dengan perkembangan kegiatan perusahaan serta tujuan pengawasan yang
lebih efektif.
Struktur organisasi perusahaan yang berlaku saat ini berbentuk garis staff,
dimana terdapat fungsi staff sebagai pembantu pimpinan dan bertanggungjawab
kepada pimpinan serta adanya wewenang dan tanggungjawab mengalir dalam suatu
garis lurus dan masing-masing kepala bagian atau seksi bertanggungjawab atas
bagian yang dibawahinya.
Di dalam pertemuan ini juga ada materi tambahan tentang generasi Y, generasi X, dan Baby Boomer. Untuk lebih jelasnya simak uraian di bawah ini ya ...
Istilah Generasi X, Y dan Z digunakan untuk merujuk kepada kelompok
generasi dalam kumpulan umur tertentu. Don Tapscott dalam bukunya Grown Up
Digital membahagikan demografi penduduk kepada beberapa kelompok berikut:
1. Pre Baby Boom (lahir pada 1945 dan sebelumnya)
2. The Baby Boom (lahir antara 1946 – 1964)
3. The Baby Bust (lahir antara 1965 – 1976) – Generasi X
4. The Echo of the Baby Boom (lahir antara 1977 – 1997) – Generasi
Y
5. Generation Net (lahir antara 1998 hingga kini) – Generasi Z
1. Pre Baby Boom
Generasi Pre Baby Boom lahir pada tahun 1945 dan tahun-tahun sebelumnya. Billings
dan Kowalski menganggap generasi ini sebagai adaptive. Mereka mudah menerima
dan menyesuaikan diri dengan keadaan semasa. Generasi ini dianggap “orang
lama” yang mempunyai banyak pengalaman kerana telah lama hidup.
2. The Baby Boom (lahir antara 1946 – 1964)
Generasi The Baby Boom adalah generasi yang lahir antara tahun 1946 hingga
1964. Istilah “baby boom” digunakan Don Tapscott merujuk pada kadar kelahiran
yang tinggi selepas Perang Dunia Kedua. Sewaktu peperangan, ramai pasangan
menangguhkan kelahiran disebabkan faktor kesusahan semasa perang. Mereka adalah
kelompok generasi yang idealis. Generasi ini hidup berdikari dan tidak lagi
terlalu bergantung kepada keluarga. Mereka mementingkan kerjaya atau
pekerjaan “The baby boom” adalah generasi penyiaran (broadcasting). TV,
radio dan akhbar mempengaruhi keputusan mereka.
3. The Baby Bust (lahir antara 1965 – 1976) - GEN X
Selepas era “the baby boom”, kadar kelahiran di Amerika Syarikat turun
dengan mendadak. Terma “the baby bust”, istilah yang sering dipakai ialah
“Generation X”, mengambil tajuk novel Douglas Coupland. “X” merujuk kepada
kumpulan yang terpinggir dalam masyarakat walaupun mereka mendapat pendidikan
yang lebih baik berbanding “the baby boom”. Gen X ialah generasi internet.
Generasi X menganggap internet sebagai media yang tidak memerlukan kepakaran
(nonspecialist media). Sesiapa saja boleh gunakan internet dan melahirkan
pandangan mereka.
4. The Echo of the Baby Boom (lahir antara 1977 – 1997) - GEN Y
Ini dikenali sebagai Gen Y. Salah satu faktor mengapa “Net Gen” kekal agak
lama ialah wanita pada ketika ini memilih untuk berkeluarga dan melahirkan anak
pada usia yang agak lewat, yaitu 30an atau 40an.
5. Generation Net (lahir antara 1998 hingga sekarang) – GEN Z
Mereka juga dikenali sebagai Gen Z. Umur mereka yang paling tua sekarang
ialah 12 tahun.
Sekian materi yang saya share kali ini semoga bermanfaat ...
Senin, 08 April 2013
Review Psikologi Industri Episode 1
Pada pertemuan yang lalu saya baru mendapatkan ilmu
yang baru saya dapat di semester dua ini dalam jurusan Teknik Industri, yaitu
Psikologi Industri. Menurut saya mata kuliah ini sangat menarik untuk dibahas
dalam blog yang saya buat ini. Kenapa? karena psikologi industri merupakan
peletak batu pertama industri industri besar yang ada di dunia ini.
Psikologi Industri adalah cabang yang relatif baru
psikologi yang dicipttakan untuk perusahaan dan organisasi yang dibutuhkan
struktur yang lebih. Psikologi Industri mampu menyediakan struktur ini dengan menilai
perilaku karyawan demi kebaikan perusahaan. Hal ini sering disebut sebagai
organisasi psikologi karena penekanannya
pada analisis individu yang bekerja untuk berbagai organisasi.
Pada dasarnya, psikologi industri mempelajari perilaku
karyawan dalam lingkungan kerja. Walaupun psikologi industri tidak dimulai
sampai tahun 1920-an, disiplin telah berkembang pesat dan merevolusi tempat
kerja dalam abad terakhir. Karena tempat kerja adalah suatu sistem sosial,
penerapan cabang ilmu
psikologi ini berguna
dalam memahami kompleksitasnya.
Selama bertahun-tahun, psikolog telah mempelajari bagaimana manusia makhluk
telah berinteraksi dengan lingkungan mereka dan satu sama lain, tetapi psikologi industri mulai mengevaluasi interaksi
antara orang-orang dan pekerjaan mereka. Psikologi Industri dapat digunakan untuk meningkatkan kepuasan
kerja serta produktivitas perusahaan dan menjadi penting bagi keberhasilan
suatu organisasi.
Psikologi Industri mengacu pada proses
perilaku pada suatu organisasi, misalnya ketika mengevaluasi hubungan seseorang
dengan pekerjaan mereka. Mereka menganalisis cara seseorang bekerja,
keterampilan mereka, tugas, kewajiban, dan umum kepuasan dengan pekerjaan
mereka sehari-hari.
Langganan:
Postingan (Atom)